SUMBAR BERSATU MELAWAN NARKOBA

0
139

BNN Provinsi Sumatera Barat menghelat Puncak Acara Peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2018 di Aula Kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) Aia Pacah, Jum’at (13/07/2018).

Acara dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumbar , Ketua DPRD , Kapolda, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Danlantamal II Padang, Danrem 032 Wirabraja, Danlanud Sutan Syahrir, Kanwil Hukum dan Ham Sumbar , Pengadilan Tinggi Agama Sumbar, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat , Para Organisasi Perangkat Daerah Prov Sumbar , Para Penggiat dan Relawan Anti Narkoba.

Pada Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Kepala Bidang P2M BNN Provinsi Sumbar mengatakan bahwa Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang mengancam dunia dan bisa digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan kekuatan bangsa.
Provinsi sumatera barat berada pada posisi 13 dengan angka prevalensi penyalah guna narkoba sebesar 1.78% dari populasi sebesar 3.748.200 orang pada kelompok usia 10-59 tahun. Jika dibandingkan antara survey tahun 2014 dengan tahun 2017 terjadi kenaikan dimana tahun 2014 angka prevalensi penyalah guna narkoba sebesar 1,72% sehingga selama 3 tahun terjadi kenaikan sebesar 0,06% atau jumlah penyalahguna narkoba di provinsi sumatera barat sebanyak 66.612 orang yang terdiri dari coba pakai, teratur pakai, pecandu non suntik dan pecandu suntik, maka dari itu dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2018 ini disampaikan sebagai bahan refleksi seluruh bangsa indonesia untuk menghadapi ancaman kejahatan narkoba .

Sementara itu Gubernur Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya mengatakan perang besar terhadap narkoba karna peredaran di Sumatera Barat sudah menyebar di daratan maupun lautan, beliau juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengatasi narkoba yang ada disekitar kita, mari kita antisipasi sebelum terjebak narkoba dan jangan pernah mencoba narkoba karna akan menyebabkan kecanduan serta merusak generasi bangsa.
Sosialisasi harus terus dilakukan serta melibatkan intansi terkait dalam rangka membangun komitmen bersama perang melawan narkotika dan keluarga juga harus melakukan pengawasan dan pencegahan karna narkoba merupakan ancaman terbesar bagi generasi penerus bangsa ini,” ujar Irwan .

Setelah itu dilanjutkan dengan Penyerahan Perda Provinsi Sumbar nomor 9 tahun 2018 tentang P4GN oleh Gubernur dan Kepala Kesbangpol, dengan adanya Perda tersebut diharapkan program P4GN lebih berjalan lebih maksimal.

#Stopnarkoba
#HUMASBNNP2018

NO COMMENTS